SPI Serahkan Laporan Hasil Reviu Identifikasi Risiko IAIN Langsa Tahun 2026

Berita
Super Administrator 13 Mei 2026 2 menit baca 108 tayangan
SPI Serahkan Laporan Hasil Reviu Identifikasi Risiko IAIN Langsa Tahun 2026
SA Super Administrator 13 Mei 2026 2 mnt baca
Bagikan

Langsa (Humas SPI) - Satuan Pengawasan Internal (SPI) IAIN Langsa menyerahkan laporan kegiatan hasil reviu identifikasi risko tahun 2026 kepada Wakil Rektor II DR. T Wildan, MA., sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola dan sistem pengendalian internal dilingkungan kampus IAIN Langsa.

Penyerahan laporan tersebut berlangsung di ruang rapat pimpinan kampus IAIN Langsa, Rabu (13/5/2026). dihadiri oleh team SPI serta unsur pimpinan terkait. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan reviu terhadap identifikasi risiko pada berbagai unit kerja guna mendukung efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan institusi.

Dalam pelaksanaannya, SPI melakukan reviu terhadap berbagai potensi risiko strategis, operasional, keuangan, maupun risiko kepatuhan yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi. Hasil reviu kemudian dirumuskan dalam bentuk rekomendasi dan langkah mitigasi yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi seluruh unit kerja dalam memperkuat manajemen risiko.

Ketua SPI Riza Ikhwan, S.Tp., MH., menyampaikan bahwa laporan hasil reviu identifikasi risiko ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membangun budaya sadar risiko dan meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi.

Sementara itu Dr. T. Wildan, M.A., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reviu yang telah dilakukan oleh SPI. Menurutnya, kegiatan reviu identifikasi risiko memiliki fungsi yang sangat penting dalam mendeteksi sejak dini berbagai potensi hambatan dan permasalahan yang dapat memengaruhi pencapaian target institusi.

Ia juga menegaskan bahwa hasil reviu tersebut memberikan manfaat besar bagi pimpinan dan unit kerja dalam menyusun langkah strategis, meningkatkan efektivitas pengawasan, serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan program dan anggaran. Selain itu, hasil reviu dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengambilan kebijakan agar setiap program berjalan lebih terarah, efisien, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.

“Melalui reviu identifikasi risiko ini, kita dapat mengetahui area-area yang membutuhkan perhatian dan pengendalian lebih lanjut sehingga potensi risiko dapat diminimalkan sejak awal. Ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan profesional,” ujar Dr. T. Wildan, M.A.

Dengan diserahkannya laporan hasil reviu identifikasi risiko Tahun 2026 ini, IAIN Langsa diharapkan semakin mampu meningkatkan efektivitas pengendalian internal serta mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan berkualitas. (JR)

Tag: #Berita
Bagikan: WhatsApp Facebook