Langsa (Humas SPI) Satuan Pengawasan Internal (SPI) IAIN Langsa bersama Satuan Pengawasan Internal (SPI) UINSU Medan melaksanakan Pra-Pelaksanaan Joint Audit sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengawasan dan meningkatkan kualitas tata kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Kegiatan ini berlangsung di IAIN Langsa pada 19 s/d 21 November 2025.
Pra-pelaksanaan ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan rencana kerja, menyusun ruang lingkup pemeriksaan, serta menyiapkan metodologi audit berbasis risiko (risk-based audit). Kedua SPI juga melakukan penyusunan Rencana Pemeriksaan Tahunan (Annual Audit Plan) serta mendiskusikan rekomendasi teknis dan kebijakan yang akan diterapkan guna meningkatkan efektivitas pengawasan di masing-masing institusi.
Kepala SPI UINSU Medan, Hotbin Hasugian, menekankan pentingnya persiapan yang matang mengingat pelaksanaan Joint Audit nantinya hanya berlangsung selama dua hari efektif.
“Waktu pelaksanaan Joint Audit sangat terbatas, sehingga seluruh persiapan harus optimal. SPI UINSU juga akan mengadopsi beberapa template pengawasan yang telah disusun SPI IAIN Langsa, seperti Template Reviu SPPD, Template Reviu LPJ, dan Template Risiko Unit atau Lembaga. Kami berharap Joint Audit dan Benchmarking ini berjalan lancar dan memberikan nilai tambah bagi kedua institusi,” ujar Hotbin.
Sementara itu, Kepala SPI IAIN Langsa, Riza Ikhwan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan SPI UINSU Medan memilih IAIN Langsa sebagai lokasi pelaksanaan Joint Audit. Ia menegaskan kesiapan SPI IAIN Langsa dalam menyiapkan seluruh dokumen, template, dan bahan pendukung yang diperlukan. Menurutnya, kerja sama antar-SPI PTKN ini sejalan dengan agenda Inspektorat Jenderal dalam mendorong penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta peningkatan kualitas tata kelola yang bersih, efektif, dan akuntabel.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan SPI UINSU Medan. InsyaAllah kami siap menyambut dan menyediakan seluruh kebutuhan Joint Audit. Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita untuk saling berbagi praktik baik (best practices), terutama dalam bidang audit, reviu, dan manajemen risiko. UINSU merupakan kampus besar dan berpengalaman, tentu kami juga berharap mendapat banyak pembelajaran dari kolaborasi ini,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan dalam memperkuat budaya good governance, memastikan kepatuhan terhadap peraturan, meningkatkan kualitas laporan keuangan dan kinerja, serta memperkuat fungsi pengawasan melalui pendekatan berbasis risiko.
SPI IAIN Langsa menyatakan kesiapan penuh menyambut Tim SPI UINSU Medan dan berharap kolaborasi ini menjadi contoh sinergi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas pengawasan di lingkungan PTKN.