Banda Aceh (Humas SPI) – Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) IAIN Langsa, Riza Ikhwan, S.TP., M.H., yang juga menjabat sebagai Auditor Ahli Madya, berperan sebagai mentor dalam kegiatan Pengujian Laporan Aktualisasi CPNS, yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Kementerian Agama Provinsi Aceh di Hotel Daka, Banda Aceh (03/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan aktualisasi bagi CPNS di lingkungan Kementerian Agama, yang bertujuan untuk mengukur implementasi nilai-nilai dasar ASN serta kontribusi nyata CPNS terhadap satuan kerja masing-masing.Salah satu peserta yang diuji adalah Fiola Utari, CPNS dengan jabatan fungsional Auditor Pertama di IAIN Langsa. Dalam sesi ujiannya, Fiola mempresentasikan laporan aktualisasi berjudul “Template Penilaian Risiko pada Perguruan Tinggi” yang bertujuan untuk mendukung penguatan sistem pengawasan internal dan manajemen risiko di lingkungan PTKIN.
Sebagai mentor, Riza Ikhwan memberikan arahan, evaluasi, sekaligus apresiasi terhadap laporan yang disusun. Ia menilai bahwa topik yang diangkat sangat relevan dan mendukung penguatan tata kelola kelembagaan.
“Aktualisasi ini menunjukkan bahwa seorang auditor harus mampu menghadirkan instrumen yang aplikatif dan bermanfaat bagi lembaga. Template penilaian risiko yang dibuat oleh Saudari Fiola Utari menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat sistem pengawasan internal di IAIN Langsa,” ujar Riza.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa proses aktualisasi bukan hanya sekadar formalitas dalam tahapan CPNS, melainkan menjadi wadah pembelajaran dan kontribusi nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi instansi.
“Saya berharap hasil aktualisasi ini tidak hanya berhenti pada tahapan pengujian, tetapi dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan komitmen SPI IAIN Langsa dalam membangun tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berbasis risiko,” tambahnya.
Kegiatan pengujian ini diikuti oleh para mentor, penguji, dan peserta dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama di Provinsi Aceh. Dengan berakhirnya tahapan ini, diharapkan para CPNS mampu membawa semangat baru dalam peningkatan kualitas layanan, khususnya dalam pengawasan dan pengelolaan risiko di lingkungan perguruan tinggi.